CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Pages

Sabtu, 03 November 2012

Pulau Saronde




   BELUM lengkap berkunjung ke Gorontalo jika tidak singgah ke Pulau Saronde, sebuah pulau kecil di Laut Sulawesi, Kecamatan Kwandang, Gorontalo Utara. Di pulau seluas dua hektar itu, Anda disuguhi pesona pantai berpasir putih dengan laut yang jernih serta keelokan matahari terbenam. Di sana pula pengunjung dibolehkan berkemah di alam terbuka.

Tidak sukar menuju ke Saronde. Dari Kota Gorontalo, perjalanan ditempuh dengan mobil selama 2,5 jam menuju ke arah timur, persisnya ke Pelabuhan Kwandang, Gorontalo Utara. Selanjutnya, melalui laut menggunakan perahu ketinting dengan tarif Rp 20.000 per orang untuk pergi-pulang ke Saronde. Perjalanan lewat laut ini hanya memakan waktu 45 menit.

Dalam perjalanan laut, para pengunjung akan melewati Pulau Ponelo, sebuah pulau yang dihuni sekitar 500 keluarga. Pulau ini pernah menjadi proyek percontohan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada tahun 2004. Di sekitar Pulau Saronde, tampak juga gugusan pulau yang luasnya tak jauh berbeda dengan luas Saronde. Pulau-pulau itu adalah Lampu, Bogisa, Mohinggito, dan Otilade.

Setiba di Saronde, pengunjung akan disambut Yamin Karim (45), petugas dari Dinas Pariwisata Kabupaten Gorontalo Utara. Sehari-hari, Yamin selalu berjaga sekaligus mengelola Saronde sejak pukul 07.00 Wita hingga matahari terbenam. Jika ada tamu menginap di Saronde, Yamin bersama istrinya, Husna Patamani (46), turut berjaga di Saronde melayani segala keperluan tamu.

Sebagian kontur Pulau Saronde berupa hutan dengan aneka macam pepohonan. Sisanya berupa tanah datar yang menjadi area wisata. Di lahan itu berdiri dua cottage berbentuk panggung berdinding kayu serta bangunan yang menjadi tempat tinggal petugas penjaga. Selain itu, ada pula bangunan serba guna berbentuk aula serta tiga buah saung yang letaknya berpencar di tepi pantai.

Dua pilihan

Dengan kondisi seperti itu, ada dua pilihan bagi wisatawan untuk menginap di Saronde. Yang pertama adalah menyewa cottage dengan tarif Rp 150.000 per malam atau membawa tenda sebagai pilihan berwisata di alam terbuka. Keuntungan membawa tenda adalah tamu tidak dipungut biaya apa pun, termasuk tarif ”masuk” ke Pulau Saronde.

Dua cottage di Saronde yang berbentuk panggung bisa dihuni masing-masing empat orang. Di dalamcottage tersedia tempat tidur dan kamar mandi. Harga sewanya pun murah, hanya Rp 150.000 per malam.
Untuk urusan makan, tersedia dua pilihan di Pulau Saronde. Pengunjung membawa makanan sendiri atau diserahkan kepada Yamin Karim dan istrinya, Husna Patamani, yang jadi penanggung jawab Saronde.
Jika dipasrahkan pada pengelola Saronde, pengunjung cukup memberikan uang sesuai kebutuhan untuk makan selama menginap di sana. Menunya sederhana, tetapi sangat nikmat, yakni nasi, ikan bakar, dan dabu-dabu, sambal khas Gorontalo. Menikmati ikan bakar dengan nasi putih panas plus dabu-dabu di pantai Saronde adalah kenikmatan tiada tara. Soal ketersediaan air di pulau kecil itu, pengunjung tak perlu khawatir. Di Saronde ada sumur air tawar yang tidak pernah habis mengalirkan air sepanjang tahun.

Kicauan burung

Selain berenang di laut atau memancing, pengunjung dapat bisa menikmati pemandangan indah saat matahari tenggelam dari Saronde. Semburan cahaya keemasan yang dipantulkan di permukaan laut memesona siapa pun yang memandangnya. Bagi penggemar fotografi, peristiwa semacam itu tentu tidak akan dilewatkan.
Pengunjung juga bisa menikmati kenyamanan berenang di laut Saronde. Ombaknya yang tenang dan pasir putih di pantai cukup memuaskan bagi penikmat berenang di laut. Angin semilir khas pesisir semakin menambah kenikmatan berlibur di pulau itu. Riuh kicau burung di hutan kecil Saronde turut membuat gembira suasana.

”Pengunjung ke Pulau Saronde biasanya ramai di hari Sabtu-Minggu atau libur nasional, terutama di bulan Mei hingga Agustus. Di bulan itu, ombak di Saronde kecil sehingga cocok untuk bersantai di pantai atau mandi di laut,” ujar Yamin saat ditemui pada awal Januari lalu.

Laut di sekitar Saronde juga cukup menjadi surga bagi penggemar memancing. Berbagai jenis ikan tidak terlalu sulit ditangkap dengan pancing sambil berperahu ketinting. Ikan yang bisa dipancing di sekitar kawasan perairan Saronde adalah ikan ruma, batu, atau jika beruntung bisa mendapatkan tuna.
Soal kondisi wisata di Saronde, Yamin mengaku, potensi pulau itu sangat besar untuk dikembangkan menjadi obyek wisata yang lebih baik. Hanya saja, perlu kesungguhan dari pemerintah daerah termasuk kemungkinan perlunya menjalin kerja sama dengan pihak swasta. Sejauh ini, sudah tiga investor yang ingin mengembangkan obyek wisata di Saronde. Namun, hingga kini belum ada kelanjutan dari minat para investor tersebut.

”Dari tahun ke tahun, pengunjung ke Saronde meningkat. Tahun lalu, jumlah tamu di Saronde mencapai 2.327 orang, di mana 26 orang di antaranya adalah wisatawan asing,” kata Yamin.

Agenda rutin

Saronde juga memiliki kalender wisata rutin setiap tahun. Di pulau inilah dilakukan pemilihan Putri Pariwisata Gorontalo sejak tahun 2007. Adanya agenda rutin setiap tahun itu dapat menjadi batu loncatan untuk lebih mengenalkan Saronde ke luar Provinsi Gorontalo.

Pengamat wisata Gorontalo, Toti Lamusu, mengatakan, kelebihan Saronde terletak pada kondisi alamnya. Sebagian pulau yang masih berupa hutan menjadi tawaran wisata menarik yang bisa dikembangkan menjadi wisata berbasis petualangan di alam terbuka di Saronde. Penginapan di Saronde pun tidak harus berbentuk cottage, tetapi juga tenda atau gubuk sederhana yang bersih.

”Jangan lagi dibangun cottage seperti penginapan pada umumnya. Sebaliknya, perlu dibangun penginapan bernuansa petualangan di alam. Jika itu diwujudkan, saya percaya hal tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri dari Saronde,” ucap Toti.

Masukan juga datang dari aktivis lingkungan Gorontalo, M Djufryhard. Menurut dia, ada ancaman serius pada Pulau Saronde, yakni abrasi yang kian tahun terus mengikis habis pantai Saronde. Abrasi disebabkan pencurian pasir dan material batu di sekitar pulau, pengeboman terumbu karang, serta pembabatan hutan mangrove.

”Sayang sekali jika di Saronde tidak diperhatikan bagaimana mencegah abrasi. Sebab, dalam 20 tahun terakhir saja, Saronde telah kehilangan 30-an meter pantai dari daratannya akibat abrasi,” kata Djufryhard.
Bagaimanapun, Saronde dapat menjadi alternatif tujuan wisata di Gorontalo, terutama bagi penggemar wisata alam terbuka. Pesona matahari tenggelamnya sambil menikmati ikan bakar akan menggoda siapa saja untuk kembali. Namun, potensi ini takkan bisa berkembang jika tanpa melibatkan swasta. Kesungguhan pemerintah diuji.

10 Pahatan luar biasa dari gunung batu

1. The Fortress of Brest
http://hermawayne.blogspot.com
The Fortress of Brest adalah monumen perang kedua terbesar di Uni Soviet. Terletak di kota Brest Belarus. Patung ini merupakan penghargaan untuk "keberanian" bertahan yang terkenal saat melawan Jerman yang menyerang Uni Soviet selama hari-hari pertama Perang Dunia II. Ukurannya sangat mengesankan dan bentuknya menampilkan ketangguhan.

2. Mount Rushmore National Memorial
http://hermawayne.blogspot.com
Mount Rushmore National Memorial merupakan patung granit yang diukir mejadi sebuah wajah di Gunung Rushmore dekat Keystone, Selatan Dakota, Amerika Serikat. Dipahat oleh Gutzon Borglum dan kemudian oleh anaknya Lincoln Borglum, Gunung Rushmore setinggi 60-kaki (18 m) berbentuk patung dari kepala mantan presiden Amerika Serikat George Washington, Thomas Jefferson, Theodore Roosevelt dan Abraham Lincoln. Seluruh memorial meliputi 1,278.45 hektar (5,17 km2) dan 5.725 kaki (1.745 m) di atas permukaan laut.

3. The Confederate Memorial Carving
http://hermawayne.blogspot.com
Stone Mountain Park memiliki patung relief tinggi terbesar di dunia, The Confederate Memorial Carving. Ukiran tersebut untuk menghormati 3 pahlawan Konfederasi Perang Sipil, Presiden Jefferson Davis dan Jenderal Robert E. Lee dan Thomas J. "Stonewall" Jackson. Seluruh Permukaan yang diukir seluas 3 hektar, lebih besar dari lapangan sepak bola. Ukiran dari 3 orang ini 400 kaki di atas tanah, seluas 90 sampai 190 kaki, dan tersembunyi 42 kaki ke gunung. Titik terdalam dari ukiran yang berada di siku Lee, yaitu 12 kaki ke permukaan gunung.

4. The Bust of Ataturk
http://hermawayne.blogspot.com
Sebuah patung raksasa The Bust of Ataturk, pendiri Republik Turki, sedang dibangun di Buca, pinggiran kota pelabuhan Aegean dari Izmir, Turki barat.
Catatan kecil: Sebuah sapi dilaporkan telah dikirim ke desa lain oleh pemiliknya setelah menghancurkan sebuah patung Mustafa Kemal Atatürk, pendiri Republik Turki, di taman sekolah dasar di provinsi timur Malatya.

5. The Matreiya Buddha
http://hermawayne.blogspot.com
Terletak di Perbukitan Jishi 35 kilometer (22 mil) barat daya desa Yongjing, Provinsi Gansu. Gua Bingling Thousand Buddha adalah kekayaan budaya dari Jalur Sutra. Yang terbesar dari patung-patung, The Matreiya Buddha, berdiri hampir setinggi 100 kaki (27 meter).

6. Petra
http://hermawayne.blogspot.com
Petra adalah kota bersejarah dan arkeologi di Yordania yang memiliki arsitektur potong batu. Didirikan sekitar abad ke-6 SM sebagai ibu kota Nabataeans. Ini adalah simbol Yordania serta daya tarik wisata yang paling banyak dikunjungi, yang dipilih oleh BBC sebagai salah satu dari "40 tempat yang harus dilihat sebelum anda mati". Situs ini pernah ditampilkan dalam film seperti Indiana Jones dan Transformers.

7. Leshan Giant Buddha
http://hermawayne.blogspot.com
Leshan Giant Buddha adalah patung Maitreya yang sedang dalam posisi duduk. Pada bulan Desember 1996, lokasi Sang Buddha dimasukkan oleh UNESCO dalam daftar situs Warisan Dunia. Dimulai pada tahun 713 di Dinasti Tang, dan selesai pada tahun 803, pengerjaan patung ini membutuhkan lebih dari 90 tahun untuk diselesaikan. Pada waktu awal dibangun, ini adalah patung tertinggi di dunia. Selama tahun ini, ribuan pekerja telah mengeluarkan kemampuan dan harapannya pada proyek ini. Sebagai ukiran batu Buddha terbesar, Leshan Giant Buddha adalah fitur dalam puisi, lagu dan cerita.

8. Crazy Horse Memorial
http://hermawayne.blogspot.com
Terletak di Selatan Dakota, ukiran besar dari prajurit Lakota Oglala, dengan kudanya ini dimulai oleh Korczak Ziolkowski pada tahun 1948 di Black Hills. Masih dalam pembuatan, sosok ini akan menjadi ukiran terbesar di dunia dengan lebar 641 kaki dan 563 kaki tingginya. Kru gunung The Crazy Horse Memorial menggunakan teknik presisi peledakan untuk secara hati-hati dan aman membuang dan membentuk batu dari gunung.

9. Bamiyan Buddha
http://hermawayne.blogspot.com
Patung Buddha Bamiyan yang diukir ke tebing sekitar 500 AD, pada ketinggian 2.500 meter (8.202 kaki). Mereka sengaja menghancurkan dengan dynamite dan dihancurkan pada tahun 2001 oleh Taliban atas perintah dari pemimpin Mullah Mohammed Omar, setelah pemerintah Taliban menyatakan bahwa patung itu adalah "berhala", yang dilarang di bawah hukum Syariah.

10. Church of St George
http://hermawayne.blogspot.com
Gereja St George yang diukir sepenuhnya keluar dari satu blok granit dengan atap yang di atas permukaan tanah di kota kecil Lalibela di Ethiopia dan merupakan salah satu dari 11 gereja yang terbuat dari batu yang dipahat. Gereja-gereja Lalibela tidak dibangun, mereka digali. Setiap gereja diciptakan dengan terlebih dahulu mengukir sebuah parit lebar di keempat sisi batu, kemudian dengan susah payah memahat keluar interior. Gereja terbesar adalah 40 meter, dan tenaga kerja yang terlibat untuk menyelesaikan tugas seperti itu hanyalah dengan menggunakan palu dan pahat.

Abe yang Jujur

   



Abraham Licoln,presiden AS ke 16.terkenal sebagai orang yang jujur. Saat masih muda,Abraham Licoln atau Abe bekerja di sebuah toko kecil di desa. Sebagai kasir,Abe selalu menghitung uang kas setelah toko tutup. Satu hari,Abe menemukan kelebihan uang di kotak kas. Abe yakin dia telah keliru memberi uang kembalian ke pelanggannya. Abe mengingat-ingat pelanggannya yg telah dirugikannya. Malam itu juga,abe berjalan kaki mencari rumah pelanggannya dan memberikan kekurangan uang kembalian.

   Kejujuran Abe tidak sekali-dua kali. Lagipula,bukan hanya kelebihan uang saja yg dikembalikan Abe ke pelanggannya. Pada masa itu,harga teh sangat mahal. Nah,suatu ketika Abe menemukan timbangan tokonya tidak benar. Bisa ditebak,hari itu Abe menimbang teh lebih sedikit dari seharusnya untuk pelanggan tokonya. Hmm,hari itu juga,Abe menimbang kekurangan teh yg seharusnya diterima pelanggannya. Dia mengantarkan kekurangan teh ke rumah para pelanggannya. Tidak heran,Abe pun menjuluki Abe sebagai Abe yg jujur.

Benteng Kuno Penjaga Ternate



Pulau Ternate memiliki banyak benteng kuno peninggalan Portugis dan Belanda. Benteng itu dibangun sebagai pos perdagangan sekaligus pos pertahanan.

Pulau Ternate sangat subur. Penduduknya berkebun pala, cengkeh, dan kayu manis di lereng Gunung Gamalama. Sejak abad 13, rempah-rempah di Ternate sudah dikenal dunia. Kapal-kapal dari Persia, Arab, India dan China singgah untuk membeli remph-rempah. Karena letaknya yang strategis, Ternate menjadi pusat perdagangan rempah-rempah di Maluku Utara. Kekayaan rempah-rempah menarik bangsa Eropa. Pada tahun 1512 untuk pertama kalinya kapal Portugis mendarat di Ternate. Beberapa tahun kemudian, datang pula bangsa Spanyol dan Belanda. Untuk melindungi kegiatan perdagangan, Portugis membangun beberapa benteng. Benteng itu dibangun di tempat yang agak tingi agar tentara dapat mengawasi kapal asing yang datang.

Benteng yang paling tua adalah Benteng Kastela. Benteng ini dibangun Portugis pada tahun 1522. Benteng ini aslinya bernama Nostra Senora Del Rosario. Namun, penduduk di sekitar menyebutnya dengan nama Gam Lamo, yang artinya kampong besar. Dulu, kawasan benteng ini sangat luas. Karena, di sinilah pusatnya orang-orang Portugis melakukan aktivitas perdagangan rempah-rempah.
Di sini pula Sultan Khairun (Kolano atau raja Ternate) dibunuh saat menghadiri perundingan dengan Portugis pada tahun 1570. Kejadian ini membuat rakyat marah. Di bawah pimpinan putra mahkota Sultan Babullah, rakyat Ternate mengepung benteng ini, sehingga orang-orang Portugis di dalam benteng kelaparan. Akibat pengepungan itu, Portugis pun menyerah dan memilih angkat kaki dari Ternate.

Pada tahun 1540, Portugis membangun dua benteng sekaligus. Benteng Telukko dan Benteng Kalamata. Benteng Telukko dibangun di atas sebuah bukit karang tak jauh dari pantai. Dari benteng ini, Portugis bisa mengawasi kapal asing yang datang dari utara. Ketika Ternate dikuasai Belanda, benteng ini diganti namanya menjadi Benteng Hollandia.
Benteng satunya adalah Benteng Kalamata. Portugis member nama benteng ini Santa Lucia. Konon, benteng ini dibangun untuk menghadapi ancaman Spanyol yang bermarkas di Tidore. Sekarang, benteng ini dikenal dengan nama Benteng Kalamata. Kalamata adalah nama seorang Pangeran Ternate.

Benteng yang paling besar adalah Benteng Oranye. Benteng ini dibangun oleh Belanda tahun 1607. Konon, ini merupakan benteng pertama Belanda di Nusantara.
Benteng Oranya di bangun di bekas Benteng Melayu milik Sultan. Pada zaman Belanda, benteng ini dijadikan tempat untuk rapat-rapat mengingat Ternate dijadikan sebagai kantor pusat VOC.

Benteng-benteng kuno ini adalah bukti kebesaran Ternate di masa lalu. Sayang, bangunaa bersejarah itu kurang menarik bagi pengunjung, karena tidak ada brosur atau pun pemandu yang bisa menceritakannya

Hanbok (한복)


20090929083615317e7_090052_0
Pakaian tradisional Korea disebut Hanbok. “Han” adalah sebutan bagi Korea, dan “bok” berarti pakaian. Jadi, secara harfiah orang Korea pun sebenarnya hanya menyebut pakaian mereka sebagai “pakaian korea”, berbeda dengan orang jawa yang menyebut kebaya sebagai pakaian tradisional mereka. Orang Korea sangat bangga terhadap hanbok sebagai identitas pakaian tradisional mereka. ada sedikit perbedaan penyebutan nama pakaian ini antara KOrea Selatan dengan KOrea Utara. Karakteristik yang menjadi keunggulan Hanbok adlaha potongan siluetnya yang simpel dan warna-warnanya yang atraktif dan indah. Jika Hanbok digunakan oleh orang-orang di KOrea selatan, Orang Korea Utara menyebut “Jeoseon ot” (저선 옷). Ini tidak mengherankan, karena, pakaian tradisional Korea yang paling terkenal adalah pakaian yang berkembang di zaman dinasti Jeoseon, dinasti terakhir KOrea. Sebelum masa dinasti Jeoseon, hanbok lebih rumit dan tidak praktis untuk dikenakan saat melakukan pekerjaan sehari hari.
Pemakaian Bahan dan warna hanbok di zaman dulu pun tidak sembarangan. Kaum Bangsawan (YAngban/양반) pada umumnya memakai hanbok berbahan dasar serat rami dan berwarna-warna yang indah. Sedangkan rakyat biasa hanya memakai bahan yang murah -karena tak mampu membeli yang berbahan mahal- dan warna yang digunakan adalah warna patel, seperti puti, kuning pucat dan biasanya berwarna sama antara atasan dengan bawahan. Hingga saat ini, orang Korea masih sering memakai Hanbok di upacara-upacara atau hari hari peringatan seperti Chuseok atau Seol-nal (hari Imlek).
traditional one
tipe hanbok yang masih bertahan hingga sekarang *Hanbok Jeoseon
Hanbok wanita
hanbok072
1. 저고리 (Jeogori) atau atasan.
HAnbok wanita, dibandingkan dengan hanbok Pria, lebih sering mengalami perubahan. Sebelum dinasti jeoseon, panjangnya sepinggang dan terikat menghubungkan bagian depan dengan bagian belakang. Di Masa Jeoseon Akhir, bentuk jeogori hanya sepanjang batas bawah ketiak. Namun bagian depannya lebih panjang hingga menutupi area dada.
2. 치마 (chima) atau Rok.
CHima adalah semacam rok yang bulat mengembang dan panjangnya mulai dada hingga menutupi kaki. Saat ini, dibuat seperti sejenis dengan baju U-can See untuk mempermudah pemakaian. Dengan bentuknya yang longgar dan mengembang, tentu saja menyembunyikan bentuk lekuk tubuh wanita pemakainya. Hal ini sesuai dengan ajaran konfusianisme yang banyak dianut orang KOrea zman dulu. Namun, bentuknya yang longgar membuat pemakainya leluasa untuk melakukan pekerjaan rumah dengan bersila dan berjongkok -posisi yang nyaman untuk bekerja pada saat itu- juga untuk berhormat kepada orang.
tcs09
3. Durumagi
awalnya durumagi dipakai oleh pegawai Kerajaan sebagai pakaian dinas sehari-hari mereka. Durumagi adalah sejenis coat panjang yang dipakai sebagai luaran dikala angin sedang berhembus dingin-dinginnya.
lain-laintc209
1.Gat-Jeogori. Bentuknya sedikit lebih besar dibandingan dengan Jeogori. Bedanya hanya dibagian dalam pakaian jenis ini terbuat dari bulu kelinci, sehingga tetap membuat pemakainya tetap hangat. Bahan yang di luar biasanya terbuat dari sutra.
2.changot
tc204
di zaman Jeoseon dipakai oleh orang-orang kelas bangsawan atau prang terpandang. Merupakan varian lain hanbok selain hanbok yang biasa kita lihat.
3. Ssuke Chima
tc307
Undergarments:
Sok-CHima dan Semacam bloomer yang bisa dikaitkan antara deoan dan belakang.
HAnbok Pria바지저고리
Gat (topi)
h00686_h-1
갓 (gat)
1. JEogori dan baji.
Jeogori bagi Pria, pada umumnya sedikit berbeda dibandingkan dengan milik wanita. Bagi pria, ukurannya sepanjang pinggang bahkan lebih panjang. NAmun, seperti halnya Jeogori untuk wanita, untuk mengaitkan pakaian antara kanan dengan kiri, diikatkan dengan pita di depan dada. Hal yang paling penting dalam pembedaan hanbok pria dan wanita adalah cara penyimpulan pita. Coba anda perhatikan, penyimpulan pita di hanbok wanita menyisakan bagian sisa yang lebih panjang hingga menjuntai, dan simpul berada di sebelah kiri. Sedangakan untuk pria, tak ada bagian sisa yang menjuntai.
Baji atau celana, sebelum zaman Jeoseon,bentuknya menyempit dan mengikuti lekuk tubuh untuk memudahkan aktifitas berburu dan berkuda. Namun, di masa Jeoseon yang bidang agrarisnya lebih ditekankan, celana longgar semacam model baggy lebih nyaman digunakan. BAji pun lebih nyaman didunakan untuk berjongkok dan bersila di atas lantai, daripada celana yang ketat.
2. Dop’Otc106
dop’o adalah jenis hanbok yang biasa dipakai oleh para kalangan terpelajar atau ilmuwan selama masa jeseon pertengahan. sebenarnya, orang biasa bisa memakai pakaian jenis ini di upacara-upacara tertentu
3.hakjanguitc108
ha- berarti belajar atau ilmu. hakja berarti ilmuwan atau cendekia. hanbok jenis ini dipakai oleh kalangan cendekia pada masa Koryo hingga masa Jeoseon. Dilihat dari garis potongan bajunya, memiliki makna rendah hari dan juga berbudi pekerti yang luhur.
4. Shimuitc203
hanbok ini dikenakan para cendekia/ilmuwan ketika di wajtu senggang atau pada saat beristirahat. Shim (심) berarti merenung. Oleh karena para ilmuwan biasanya di waktu senggang masih suka merenungkan sesuatu, pakain ini kemudia dinamakan sedemikian hingga. Pakaian-pakaian ilmuwan ini, dilihat dari bentuknya, lebih cocok dikenakan untuk belajar pasif daripada aktif. Seperti melukis atau ilmu filsafat.
5.T’eol Magojatc208
Pakaian ini sebenarnya lebih ke arah pakaian orang Manchuria. Pertama kali diperkenalkan oleh seorang politikus KOrea di zaman JEoseon yang ditugaskan di daerah Manchuria, dan kembali lagi ke KOrea dengan menggunakan pakaian jenis ini. Pakaian ini di dalamnya dilapisi bulu. JUga sebagai simbol kemewahan.
6. Jignyeongp’otc201

Pamukkale (Hierapolis), Kota Berisi Air Panas Di Turki


Bila kita berwisata ke Turki, tentunya Pamukkale Hierapolis merupakan salah satu dari daftar tempat yang akan dikunjungi. Dalam bahasa Turki, Pamukkale yang artinya “benteng kapas” adalah sebuah kota yang berisi air panas dan travertine putih, yang berada di Provinsi Denizli. Sebuah pemandangan efek yang luar biasa dibuat ketika air dari sumber air panas kehilangan karbon dioksida dan mengalir menuruni lereng, meninggalkan endapan batu gamping. membentuk lapisan kalsium karbonat putih. Sayangnya, pengunjung tidak lagi diizinkan untuk berjalan di atas demi untuk melindungi dari kerusakan.
Mata air panas di Hierapolis (yang masih menarik pengunjung hari ini) diyakini memiliki sifat penyembuhan, dan kebanyakan orang datang ke tempat ini untuk sekedar merendam kaki atau mandi di air yang dianggap kaya akan penyembuhkan berbagai penyakit. Pada saat kita berkunjung kesini diwaktu musim dingin tentu saja kawah-kawah air tersebut sebagian manjadi beku. Namun air yang kita rasakan masih tetap hangat panas, sehingga kawasan disini seperti terlihat banyak diselimuti kabut putih.
Menurut sejarah, dulunya dikatakan didirikan oleh Eumenes II, raja Pergamus (197-159 SM), Hierapolis mungkin sebenarnya telah dibentuk lebih dekat ke abad ke-4 SM oleh raja-raja Seleukus. Nama kota itu mungkin berasal dari Hiera, istri Telephus (anak dari Hercules dan cucu Zeus), pendiri mitosPergamus. Hierapolis telah diserahkan ke Roma pada 133 SM bersama dengan sisa kerajaanPergamene, dan menjadi bagian dari provinsi Romawi di Asia. Kota ini dihancurkan oleh gempa bumi di 60 AD, tetapi dibangun kembali, dan mencapai puncaknya pada abad ke-2 dan ke-3.
Banyak sekali peninggalan-peninggalah sejarah disini berupa candi-candi, gereja-gereja dan ada Teater Hierapolis yang terawat baik, kita bisa melihatnya terutama bangunan panggung, yang indah dihiasi dengan relief. Dibangun sekitar 200 SM, teater bisa menampung 20.000 penonton.

Lujan Zoo


     Berpose dengan binatang buas biasanya bisa kita temukan di Taman Safari Indonesia, namun yang perlu diingat adalah bahwa hewan buas yang siap diajak ber-pose adalah anak-anaknya yang masih lucu dan juga jinak. Namun, berbeda halnya dengan kebun binatang Lujan Zoo, Argentina yang bisa dikatakan sebagai kebun binang ter-ektrim sedunia. Mengapa? pasalnya kebun binatang yang cukup kontroversial ini mengizinkan anda untuk berpose dengan binatang buas dewasa seperti singa hingga beruang. Meskipun termasuk ekstrim, ternyata respon dari pengunjung begitu postif, selain berfoto mereka dengan berani mencium hingga memberikan susu dan makanan kepada hewan tersebut.

Hal yang mengejutkan lainnya adalah kebun binatang yang telah dibuka sejak tahun 1994 ini belum pernah sekalipun terjadi penyerangan dan kecelakaan yang diakibatkan oleh hewan buas. Para pengelola kebun binatang juga menjamin bahwa semua hewan buas yang ada jinak dan tidak akan melukai para pengunjung. Saking yakinnya dengan hewan yang dipelihara, pengunjung Lujan tidak perlu menandatangani surat kesepakatan sebelum foto bersama. Bahkan, anak-anak dibebaskan untuk berinteraksi langsung dengan sang penghuni kebun binatang.

Rahasia dibalik mengapa kebun binatang ini mengizinkan para pengunjung untuk berinteraksi dengan hewan buas tersebut adalah sejak lahir mereka dirawat dengan penuh kasih sayang oleh para pengelola. Hal tesebutlah yang membuat mereka jinak hingga dewasa. Lujan Zoo memang kontroversial. Tapi dibalik kontroversial itu, Lujan menjanjikan jalan-jalan yang asyik di dalam kebun binatang, tanpa perlu diterkam sang hewan buas. Berikut adalah beberapa foto yang akan memperlihatkan anda bagaimana para pengunjung berinteraksi dengan binatang buas.